Selasa, 16 September 2014

Insan per-krl-an (part e-money)

Bismillah.

Sudah hampir sebulan ceritanya, saya pulang pergi bogor-jakarta untuk kuliah-penelitian.
Karena terlalu cemen buat bawa motor sendiri kesana (kasian juga sih sama motor dan sayanya), akhirnya saya harus menggunakan transportasi kereta rel listrik alias krl.

Selama sebulan itu saya harus bolak-balik ke loket untuk bayar tiket tiap kali mau ngetap buat masuk gate peron. Biasa aja sih sebenarnya. Hanya saja, beberapa teman sering menyarankan untuk memakai tiket multi trip supaya saya nggak perlu bolak-balik antre beli tiket.
Hahaha...saran yang saya abaikan karena saya tidak merasa keberatan untuk antre.

Sampai hari ini, beres kuliah, terpikir lah ide untuk memakai tiket multi trip. Terpikir doang, belum dilaksanakan, karena, ya udah sih ya, saya masih di kampus ini, liat gimana ntar di stasiun. Hehehe.

Sekitar pukul 10 kurang beberapa menit saya sampai di stasiun.
Eng ing eng, ternyata saya ditahan karena saya tidak diperbolehkan masuk ke tempat parkir tanpa memiliki tiket multi trip atau kartu mandiri e-money, frizz bri, dsb.
Huhuhu T.T

Karena nggak mau ribet, akhirnya saya beli saja kartu mandiri e-money yang ditawarkan bapak2 security stasiun seharga 40 idr. Didalam kartunya sudah terisi saldo sebesar 20 idr. Tapi kata bapak security tetap aja harus bayar parkir ntar. Wkwkwk.

Dan...saat saya mau tap itu e-money card, transaksi gagal berkali-kali. Hahaha, maklum lah ya, saya masih newbie. Ternyata kata bapak penjaga gate nya, saya harus men-tap kartu saya yang baru itu untuk aktivasi di mesin yang ada di ujung loket.

Pergilah saya kesana (ketemu bapak2 lagi). Saya men-tap kartu saya yang memunculkan saldo kartu seperti yang sudah saya sebutkan. Beberapa menit kemudian saya bisa masuk gate yang layar kuningnya memunculkan juga saldo 20idr itu.

Yiey...alhamdulillah sampai juga di krl yang siap mau jalan.

Baca2 dikit petunjuk penggunaan kartu mandiri e-money itu. Kata buku itu, kartunya bisa dipakai buat bayar toll, bayar IS parkir, makan di solaria, es teler 77, etc.
Buat ngisi saldonya, bisa via atm atau bisa langsung bayar tunai ke indomaret.

Hm...menarik.
(Ampun za, gitu doang -_-)
Hahaha.

Sekian.
Sign out dulu ya.

Selasa, 29 April 2014

Ganjar Pranowo: Angry Moment


Bismillah.

Tiba-tiba pas nonton salah satu stasiun TV nasional yang memutar video Ganjar Pranowo sedang marah ke petugas jembatan timbang di Batang, muncul rasa haru. Haru karena melihat ‘kemarahan’ beliau atas bobroknya birokrasi di Jateng bahkan di level rendah (namun penting) dan haru karena kasihan sama petugas yang benar-benar mati kutu dimarahin pimpinannya itu.


Diberitakan kalau Ganjar marah karena petugas menerapkan pungli pada truk-truk yang lewat. Ya, itu jelas merugikan, karena membuat jalan-jalan strategis di Jateng rusak karena kapasitas truk yang lewat mungkin melebihi dari kapasitas tahan jalanan, membuat harga barang-barang yang diangkut jadi lebih mahal, karena biaya transportasi barang tersebut lebih tinggi dan terlebih itu beneran praktik penyuapan level rendah. Please, bapak petugas jembatan timbang, gajinya kurang banget ya, sampai harus minta tambahan 10000 rupiah gitu. T.T Oke, gak mau komen lebih lanjut, bukan pakar konstruksi maupun marketing. Hm, tapi, gak ada salahnya belajar soal itu.

Cuma istighfar dan berusaha berhusnudhan sih pas melihat tayangan marahnya pak Ganjar. Jelas, bapak di momen itu beneran marah besar bin banget bin ngamuk. Hm, semoga lain kali pas marah gitu bapaknya ingat buat wudhu, biar amarahnya mereda.


Dan yang penting semoga praktek pungli-nya bisa serius diberantas sama jajarannya pak Ganjar. Gak hanya di situ dan di momen ini aja, ya, pak, sidaknya, yang lain juga bisa dipantau pak. Biar bersih dan tertib semua lini pelaksanaan dan pengurusan hajat orang banyak di Jawa Tengah. Eaaa :)  

image credit to: news.detik.com, 4shared.com    

Minggu, 27 April 2014

South Korean PM resigns, etc.

 Bismillah.

Sore tadi sebenarnya gak sengaja ngeliat berita di TV nasional tentang PM Korsel yang resign. Karena ngeliat beritanya cuma sekilas, akhirnya cari beritanya di web.
Ow, pasti mundurnya berkaitan atau dikaitkan sama tragedi Sewol ya. Sedihnya. Beliau pernah menyebutkan kalau beliau merasa bersalah dan terbangun tiap malam karena teringat tangisan keluarga korban tragedi Sewol. Pengunduran diri beliau diterima presiden, tapi, sepertinya beliau akan ditahan untuk tetap bertugas sampai operasi penyelamatan Sewol selesai. Nggak tau juga sih bagaimana sepak terjang beliau selama pemerintahan. Ya, tapi, yang menarik perhatian orang-orang adalah karena mundurnya beliau pas banget dengan musibah yang terjadi di Korsel. Mungkin orang-orang jadi banyak yang mikir beliau lepas tangan, dsb. Dan, kalau lihat di salah satu liputan video luar, kondisi Korsel terlihat gak bagus apalagi sejak tragedi Sewol, disebutkan kalau Korsel masih terjebak dengan regulasi yang tidak ketat dan praktek-praktek korupsi.
Hm.

Ah, dan yang cukup menarik buatku, kok ya pas banget sama episode 3 Days yang baru aku tonton. Bedanya, kalau di 3 Days, presidennya yang mau mundur. Dan pas aku baca berita-berita soal PM Korsel ini, salah satu laporan di beritanya adalah saat PM berkunjung ke Jindo (tempat banyak keluarga korban tragedi Sewol menanti pencarian keluarga mereka), beliau sempat dilempar botol minuman. And, itu sama juga kayak di 3 Days episode berapa gitu, presidennya dilempar pake tepung. (Ea, gak bisa move on).

Aku gak terlalu paham sih soal pemerintahan Presiden-PM ini (harus banyak baca lagi soal beginian!). Ternyata, presidennya Korsel itu seorang wanita, beliau belum menikah dan di artikel yang aku baca, alasan beliau belum menikah adalah karena sudah terikat dengan negaranya. Pas baca biografi ibu presiden ini juga, beliau adalah putri presiden terdahulu tahun 60-an kalau gak salah. Orangtua ibu presiden ini meninggal karena dibunuh. Ibunya ditembak oleh pembunuh dari Korut yang tadinya mau membunuh ayahnya dan ayahnya alias bapak presiden tahun 60-an itu dibunuh oleh orang kepercayaannya sendiri, kalo gak salah kepala intelijen. Hm, drama banget ya ^^v (salah fokus).

Oke, harus banyak baca lagi.