Minggu, 28 Agustus 2016

What Rainbow? That's just an Illusion

One day, you'll feel like you really want something.

You really want it until you forget other things.

You really want it until you disdain other things.

You really want it until you have too high expectation.

If you feel something like that, let me tell you,

Control yourself, take time to think, and take time to get some wise talk.

That rainbow you see, that beautiful mountain scenery, maybe that's just something unreal. Something that was caught by your sight, get your heart, and make you in the heat of the moment, unfortunately it will leave you with another painful story.

Anyway, ball is in your court. But, let me tell you, use your brain, do not rely only on your feeling.

Who Do Think That This World is in Wreck

I don't mean to be a pessimistic and apathetic.

But, I do think that the world is indeed in ruin.

I don't know what the hell the world in the past, if chaotic as now or in better condition.

That's why I love old school movies, because it can shows human condition in the past. And well, not much different from now anyway, there are much better and there is more bad.

But, looking current conditions, which from all aspects of life, is a mess. And who knows? Maybe, the world might be destroyed soon.

Although I obviously wouldn't know when. It could be that I become the people who witnessed the destruction of the earth, maybe not. I still hope the latter. I was already dead before the earth is destroyed. It's okay if my end time is near, as long as I die in a good state.

Why so selfish?

Anyway, chaotic and destruction of the world doesn't mean make me want to be silent and only be spectators. I want to help saving the world. Who doesn't? With so many movies that inspires us to do more and take part to save the earth. And there are loads of fictional super hero that created and become signal that there is still hope for the world.

So, choose your path and make your own move to save the world. Even if it is just a tiny little bits step.

Jumat, 26 Agustus 2016

Don't Sweat the Small Stuff

Entah, nggak tau standar apa yang Allah swt gunakan untuk menguji hamba-hamba Nya. Tapi, tetiba inget, kalau Allah swt hanya memberikan ujian sesuai kesanggupan hamba Nya.

Iri sama saudara-saudara seiman yang ada di Suriah, Palestina, dan negara muslim berkonflik lainnya. Mereka udah lewat kali ya dari ujian galau-galau masalah hati. Ujian mereka saat ini adalah tabah hidup di bawah tekanan perang atau mati syahid.

Iri banget.

Sementara gue masih muter di situ-situ aja masalahnya.

Galau masalah hati, khawatir soal duniawi, terombang-ambing dalam gempuran hedonisme dan kenyamanan dunia liberalismi, eh, isme.

Menyedihkan.

Pengen segera lulus dari hal-hal menyedihkan ini...

Dan segera sibuk memburu Syahid.

Hanya bisa bersabar, artinya Allah tahu bahwa gue masih sanggupnya begini doang.

Masih kalah sama bocah-bocah kecil di sana yang tiap hari kena gempuran bom dan rudal. Meskipun mereka lari, tapi kalau mati pun mereka ikhlas. Karena cuma itu pilihannya.

Nggak kayak gue yang lari gemeteran padahal cuma ngejar kereta. Malu banget!

Ya Allah...

Senin, 08 Agustus 2016

Well, This Healthcare Issue is

Is...

Entah, dari dulu kayaknya Indonesia nggak berbenah. Soal pelayanan kesehatan, dari zaman pemilu ke pemilu cuma muncul janji-janji yang nggak jelas perbaikannya.

Alhamdulillah, saya sedang sehat, jadi nggak terlalu sering ke rumah sakit atau pusat pelayanan kesehatan lainnya, jadi nggak terlalu ngerti dan ngerasain.

Cuma kalau ngurusin periksa mata yang ampun-ampunan banyak minusnya ini, ngerasa kalau birokrasinya ribeeet. Ngalahin pas ngajuin dana buat MPKMB.

Beberapa waktu lalu saya mengantar bude saya ke dokter keluarga untuk periksa karena beliau sedang kurang sehat. Dan?

Ampun-ampunan lama banget antriannya. Lebih dari 1 jam kami menunggu. Itu kalau yang jadi pasien lagi sakit parah, udah kolaps kali. Tapi, kalau sakit parah pasti langsung ke ugd sih, hoho.

Selain antrian yang lama, tempat menunggunya juga, aduh, bikin tambah sakit, deh. Kursi ruang tunggunya keras dan nggak ergonomis buat punggung. Model kursi kayu panjang jadul 90 derajat.

Mungkin saya terlalu banyak mengeluh? Sepertinya begitu. Atau di tempat itu saja yang fasilitas pelayanannya rada-rada.

Yang jelas saya nggak menemukan kenyamanan pada pelayanan fasilitas kesehatan di kota saya ini.

Pun di kota lain, pelayanan yang kurang cepat, berbelit-belit, dan seadanya.

Entah memang karena sumber daya manusia pelayanan kesehatan yang kurang dan kurang baik? Atau manajemen dari atas yang tidak bisa mengatur dengan baik? Atau saya sebagai konsumen yang terlalu banyak mintanya di negara berkembang ini?

Jadi, kalau ngerasa sakit, sakit banget lah sekalian biar dibawa ke ugd, karena penanganannya cepat dengan dokter yang sigap. Eh? Itu sih yang saya lihat di serial-serial medis favorit saya.

Sayangnya, saya pernah lihat juga ugd dengan pasien menumpuk yang tidak terlayani dengan baik.

Berdo'a banyak-banyak saja supaya selalu sehat.

Dan sampai kapan kondisi pelayanan kesehatan Indonesia akan seperti ini?

Who knows?

Sabtu, 06 Agustus 2016

Unhappiness in Life

Are you happy?
Is that an important question?
Yet, life will not always make you happy, that's for sure.
Unhappiness is something that we have to face.

Actually, I don't mind about unhappiness.
But, what if my tears keep coming when facing that unhappiness.