Senin, 25 April 2016

Batman v Superman Review (Amatir)

Bismillah.

Wah, ternyata saya kena juga euforia Batman v Superman. Tapi, kayaknya udah telat banget 

Orang-orang mah sekarang udah ngomongin The Jungle Book, bahkan udah mau ganti Civil War nya Captain America, saya masih ngomongin Batman v Superman.

Tapi, nggak apa-apa lah ya. ✌

Saya akhirnya nonton film ini, sebenarnya gara-gara penasaran sama ratingnya. Saat premier rating B v S bisa mencapai 9 kalau saya nggak salah ingat. Keren dong (kayaknya)?

Cuma akhirnya berdasarkan pemantauan saya, ratingnya terus menurun hingga sekarang bertahan di 7.2. Yeah, not bad but not good lah kalau ngelihat ekspektasi di awal.

Setelah nonton sendiri, emang bener sih, nggak sesuai ekspektasi.

Kalau boleh (sok) berkomentar, jalan ceritanya emang terlalu sederhana untuk film yang bawa nama besar dua superhero DC comics. Sayang gitu mereka di-versus cuma karena konflik begitu aja. Kurang greget. Agak muter-muter dan bahkan menurut saya baru terasa serunya di 60 menit terakhir.

Saya sebenarnya suka Jesse Eisenberg, tapi jahatnya dia di B v S agak maksa dan kurang idealis.

Begitu juga dengan Lois Lane, kok saya ngerasanya dia cuma lari kesana-kemari tanpa plot yang kuat.

Halah! Ini beneran saya cuma (sok) ngomentarin lho. Karena saya juga nggak tahu gimana susahnya bikin film sekeren Batman v Superman.
Tapi, emang kelihatan sih film ini jadi pancingan buat film-film DC comics berikutnya.

Yeah, saya terhibur lah ngelihat Henry Cavill  Emang susah dah move on dari pesona aktor Inggris... Hahahahaha ✌

Satu lagi, pesan sponsor, baiknya sih anak-anak nggak dibolehin nonton film ini. Karena meskipun judulnya film superhero, nggak layak kalau jadi tontonan anak-anak. Please, be smart para orang tua. Cek dulu genre dan kategori usia film kalau mau ngajak anak-anak ke bioskop. Karena ini film, menurut saya mengandung adegan dewasa dan banyak kekerasannya.

Yeah, happy watching (buat yang mau nonton). 

Saat Aku Ingin Diam

Bismillah.

Agak ngakak nggak enak pas baca judul tulisan ini lagi.

Tadinya mau dibikin gini nih, 'the time I want to be silent'. Tapi, nggak jadi.

Ini ceritanya gara-gara ada beberapa orang yang mengenal saya sebagai orang yang (selalu) berisik dan (agak) nggak bisa diam. Jadi, giliran saya diam aja, pasti ditanya, 'Kenapa?' 'Kok tumben?' 'Lagi bad mood?' 'Marah ya?' Etc, bla bla bla.

Padahal jawabannya, saya nggak lagi kenapa-napa, nggak lagi bad mood juga, cuma lagi pengen diam aja, karena dunia ini sudah terlalu berisik.

Nggak lagi marah juga, meskipun kalau (dipaksa) ngomong dan berisik kayak biasanya, kata-kata yang keluar bisa nggak enak.

Atau pernah juga sih karena pengaruh hormon jadi bawaannya pengen marah-marah melulu kalau ngomong. So, mending diam kan kalau begini kasusnya.

Nah, please, kalau ketemu orang model begini, dibiarin aja deh. Daripada muncul masalah yang tidak diinginkan dan suasana jadi ribet. Ditanya sekali, bersyukur aja kalau dijawab, kalau nggak dijawab, ya udah, nggak usah dipaksa. Allah swt aja nggak pernah memaksa hamba-hamba Nya.

Dan kita sama-sama makhluk beranjak dewasa yang nggak perlu deh nambah-nambahin masalah bangsa dan umat cuma karena hal beginian.

Pun juga ntar pas posisinya dibalik, misal saya jadi orang yang ngeliat si 'tetiba diam' ini. Inget lagi, nggak enak kan kalau lagi pengen diam terus diajak ngomong melulu? Jadi, berlapang dada lah menerima situasi si 'tetiba diam'. Nggak usah dibikin ribet or baper. Kalau dipancing sekali orang yang bersangkutan nggak mau cerita, let it be. Nanti juga ada masanya dia mau buat cerita.

Yeah... Masalah saya masalah manusia... Nggak perlu dipikir gimana-gimana juga sih. Selow aja 😉

Rabu, 20 April 2016

Check One Two Three

Bismillah.

Berasa udah lama banget nggak ngisi blog ini 😯✌

Banyak banget isi otak yang pengen dicurahkan, tapi apa daya...

Kadang gue nya yang kelewat males buat berkeluh kesah lewat tulisan, kadang aplikasi bloggernya yang nggak kompak karena error mulu.

Ya udah lah ya...

Ini cuma ngecek doang bisa posting dan error lagi or nggak. Hehehe 😁

See you very soon! Insya Allah!