Langsung ke konten utama

Pos

Eat In Marugame Udon&Tempura Paragon Semarang

Makanan Jepang lagi nih. Susah emang menahan godaan untuk nggak nyobain makanan Jepang.
Sebenarnya udah tahu resto Jepang yang jaminan halalnya 100% dengan label MUI ini sejak kerja di Utan Kayu. Setiap kali main ke KoKas selalu ngeliat antrian yang bejibun di resto dengan konsep open kitchen ini (kalau nggak salah nebak). Sayangnya, belum kesampaian aja pas jalan-jalan ke KoKas untuk rela antri dan makan di sana.
Nah, ternyata di salah satu mall di kota Semarang ada juga nih cabang Marugame Udon. Jadilah nyobain pergi ke sana. Tadinya nggak mau bareng pak suami karena kayaknya pak suami agak kurang suka menu-menu internasional begini. Tapi, karena nggak boleh jalan-jalan sendiri, akhirnya makan bareng pak suami juga deh pas beliau ambil cuti :3
Mungkin karena kami makan di weekday, meskipun itu pas jam makan siang, restonya nggak rame-rame banget. Kalau saya boleh agak sok tahu, konsep restonya agak-agak self service ya. Mirip-mirip resto fast food Jepang yang udah terkenal itu, Hokb#n.

Pos terbaru

Bolehkah Aku Rindu?

Wajar nggak sih kalau pas dulu kita SMP, kita ngerasa kangen sama temen-temen SD?
Atau pas SMA excited banget kalau mau ada reuni atau buka bareng temen-temen SD atau SMP.
Apalagi udahan pas kuliah, ngerasa bahagia gitu kalau temen-temen zaman sekolah nyempetin ngumpul untuk silaturrahim.
Nostalgia masa lalu kayak gitu, kadang bisa bikin seneng dan bahagia karena cerita-cerita di masa lalu. Tapi, kadang juga bikin kita jadi napak tilas yang bisa happy ending atau malah jadi nyesek sendiri.
Harapannya sih bukan yang terakhir, ya, karena kok malah bisa bikin kita nggak bersyukur karena menyesali ketentuan hidup.
Seperti yang sedang saya rasakan sekarang nih. Gegara ngeliat foto-foto zaman masih single fighter jadi pekerja kantoran dan gegara mungkin agak bosan di rumah terus-terusan, muncul deh rasa rindu itu.

Kangen sama temen-temen kantor. Kangen sama kerjaan yang dulu dikerjain dari pagi sampe malem. Pun sama tekanan-tekanan yang membelit pas di masa kerja itu, meski pahit dan berat, kok y…

A Distance

Bismillah,
Jadi gini ceritanya. Beuh! Berasa mau cerita sesuatu yang penting aja.
Hm, sebenarnya penting nggak penting sih. Cuma mau sharing karena ini jadi pelajaran buat saya sebagai manusia yang sering banget kurang bersyukurnya sama kondisi yang sudah Allah ta'ala kasih.
Seperti tertera di profil saya, kalau per September 2016 kemarin, saya resmi pindah domisili tempat tinggal ke Lampung Tengah. Awalnya berasa sedih dan sepi sih, karena jauh dari keluarga dan teman-teman. Lonely dan nelangsa gitu. Emang agak lebay sih. Dikit-dikit mellow terus nangis, gara-gara pengen pulang. Entah ke Bogor, ke Utan Kayu, atau ke Semarang.
Sebenarnya lama-lama terbiasa juga, berdua sama suami aja di Lampung sana. Apa ya namanya? Mulai betah? 
Tapi, nggak bisa bilang gitu juga sih. Karena kadang masih suka komplain. Indikasi kurang bersyukurnya. Beda banget saya dan pak suami. Kalau mendapati sesuatu yang langka di Lampung, padahal itu biasa banget di tanah Jawa, sering ngeremehin dan memandang sebe…

Japanese Fusion Food di Wasabi Semarang

Bismillah.
Sudah ketiga kalinya nih nyobain makan di Wasabi Semarang. Pertama, waktu warung yang di Tembalang ini masih kecil dan belum direnovasi. Kedua, nyobain Wasabi yang di dekat pasar Bulu, sebelum Ina Swiss Jam kalau dari arah barat. Ketiga, balik lagi ke tempat yang di Tembalang yang ternyata udah lebih besar dari sebelumnya.
Kalau komentar saya soal Wasabi, cocok di lidah. Meskipun fusion, tapi nggak aneh-aneh dan sangat bisa dinikmati.
Waktu merasakan pertama kali langsung suka aja. Kedua kalinya yang nyobain cabang di dekat pasar Bulu, enaaak, suka deh kuah ramennya terutama yang miso. Cuma sayang, pas pesan ramen untuk take away, chicken ramennya agak failed karena daging ayamnya masih alot. 
Nah, pas baru kemarin nyobain menu black ramen di cabang Tembalang, failed lagi tuh karena kuah ramennya asin banget, nggak tau pake apa, tapi kok lidah saya ngerasa kaldu bubuk masak* yang kuat banget. 

Alhamdulillah, kalau untuk sushinya nggak mengecewakan, nggak kayak yang di warung seb…

Periksa Kehamilan di Lampung Tengah

Bismillah.
Wah, kayaknya blog ini udah bulukan banget ya. Lama kali nggak diupdate. Yah, begini ini ritmenya orang yang hidup ngandelin mood. Padahal ada ide dan kesempatan, tapi ampun-ampunan malesnya kalau nggak ada mood.
Biidznillah, kira-kira sebulan setelah menikah dan ikut suami ke Lampung Tengah, Alhamdulillah dikasih amanah untuk mengandung seorang bayi.
Sebagai perantau yang masih newbie soal dunia kehamilan, salah satu yang bisa diandalkan adalah googling. Apalagi perantau yang cuma berdua sama suami dan nggak ada saudara di sekitar yang bisa dijadikan tempat bertanya. Eh, ada sih, ibu-ibu sekelompok pengajian. Tapi, beberapa dari mereka merekomendasikan dokter Spog pria yang sudah senior gitu di Lampung Tengah ini. Sedangkan saya awalnya prefer cari dokter wanita apapun yang terjadi.
Jadilah di pemeriksaan kehamilan trimester pertama, berdasarkan rekomendasi teman suami, saya periksa jauh-jauh ke Bandar Lampung sana. FYI, perjalanan Lampung Tengah ke Bandar Lampung ditempuh dal…

What Rainbow? That's just an Illusion

One day, you'll feel like you really want something.You really want it until you forget other things.You really want it until you disdain other things.You really want it until you have too high expectation.If you feel something like that, let me tell you,Control yourself, take time to think, and take time to get some wise talk.That rainbow you see, that beautiful mountain scenery, maybe that's just something unreal. Something that was caught by your sight, get your heart, and make you in the heat of the moment, unfortunately it will leave you with another painful story.Anyway, ball is in your court. But, let me tell you, use your brain, do not rely only on your feeling.

Who Do Think That This World is in Wreck

I don't mean to be a pessimistic and apathetic.But, I do think that the world is indeed in ruin.I don't know what the hell the world in the past, if chaotic as now or in better condition.That's why I love old school movies, because it can shows human condition in the past. And well, not much different from now anyway, there are much better and there is more bad.But, looking current conditions, which from all aspects of life, is a mess. And who knows? Maybe, the world might be destroyed soon.Although I obviously wouldn't know when. It could be that I become the people who witnessed the destruction of the earth, maybe not. I still hope the latter. I was already dead before the earth is destroyed. It's okay if my end time is near, as long as I die in a good state.Why so selfish?Anyway, chaotic and destruction of the world doesn't mean make me want to be silent and only be spectators. I want to help saving the world. Who doesn't? With so many movies that inspir…